VAGELS !!

Pagi ini aku bersiap-siap ke XX mall untuk menonton pertunjukan mereka tampil disana. Zac sudah mewanti-wantiku di sms agar aku datang dan melihat mereka.

“Noona! Datang ke pertunjukan kami ya di XX mall jam 11.00am. Harus datang, biasanya kamu cuma melihat kami latihan saja, kami sudah menyempurnakan hasil latihan dan akan menjadi lebih keren daripada saat noona melihat kami latihan.”

Pesan yang panjang memang, tapi aku senang mendengar mereka sangat bersemangat setelah dua hari liburan dan satu hari latihan seharian.
Tanpa terasa tiga hari telah berlalu tanpa ada kejadian yang berarti. Itu berarti sisa waktuku menjadi tinggal 12 hari lagi setelah hari ini berakhir.
Aku mengenakan arloji cokelat kesayanganku. Jam sudah menunjukan pukul 10.15 aku mengambil kunci mobilku dan mulai berangkat.
Aku akhirnya sampai di mall yang hall nya dipenuhi ratusan gadis-gadis yang berteriak ke arah panggung. Aku mengecek arlojiku, pukul 10.55 seharusnya mereka belum tampil kan? Dengan tubuhku yang lumayan kecil sangat sulit bagiku untuk melihat ke panggung. Jadi kuputuskan untuk naik ke lantai dua dan mencari tempat yang muat untukku.

Lantai dua juga hampir sama penuhnya, aku naik ke lantai tiga dan aku akhirnya berhasil menemukan tempat juga, sayangnya tempat itu membelakangi panggung.
Ternyata memang bukan mereka yang tampil. Setelah group idol beranggotakan empat orang itu selesai MC segera menanyai mereka, 11.05 dan mereka belum selesai mengobrol hingga akhirnya group itu bilang mereka masih punya job lain.

Beberapa detik kemudian masuklah mereka, Vagels dengan jas hitam. Aku tidak bisa mengenali siapa itu siapa karena mereka mengecat rambut mereka. Dan dari lantai tiga, mengenali mereka rasanya sulit. Apalagi mereka membelakangiku.

Mereka segera memulai pertunjukan mereka, semuanya begitu keren dan terasa ajaib. Aku memang mengenali beberapa gerakan yang mereka latih tapi secara keseluruhan mereka sangat menakjubkan. Aku rasa aku mengenali suara Jun yang unik ketika ia menyanyi. Si rambut merah kah Jun itu? Berarti yang berambut perak itu pasti Shin dan kembar pirang itu pasti Raven dan Lee. Sedangkan aku tidak tau yang mana Zac dan Keito. Antara yang cokelat atau yang biru.
Setelah mereka selesai para gadis disekitarku berteriak kencang sekali meneriakan nama mereka. MC segera menyuruh mereka tenang dan menanyai para Vagels.

“Ini baru bulan pertama sejak debut kalian dan hari kedua setelah peluncuran single kedua kalian. Dan kalian terlihat senang sekali, ada yang ingin disampaikan?” Tanya MC itu.

“Ya, kami sangat senang bahwa single kami yang pertama sangat disukai. Terimakasih untuk semuanya! Saranghaeyo!” Ucap si rambut biru yang kukenali sebagai suara Zac.

“Saranghaeyo!” Ucap kedua pirang, Raven dan Lee sambil membentuk hati dengan tangan mereka.

“Saranghaeyo!” Ucap Ken setelah itu Shin sambil berpose konyol dengan jari dibentuk huruf V.

“Saranghamnida.” Ucap Jun sambil membungkukkan badannya. Walaupun suaranya sangat pelan dan ia memilih bahasa formal, tapi mengundang lebih banyak teriakan dari para gadis. Aku hanya bisa tertawa sambil menutup telingaku. Entah dia sangat pintar berakting atau hanya memang seperti itu cara membuat gadis-gadis menyukainya.
Setelah suasana kembali tenang -walaupun tetap berisik- MC mulai bertanya lagi.

“Ada seseorang yang ingin diucapkan terimakasih?”

“Ya, pertama-tama untuk semua fans! Untuk CEO kita, manajer kita, keluargaku, noona, hyung, umma, aku sangat mencintai kalian.” Ucap Zac duluan seperti biasa.

“Untuk para stylist kami juga.” Tambah Raven.

“Dan untuk noona yang berumur 26 tahun.” Ucap Jun tiba-tiba, membuatku tertawa sementara para gadis bingung selama beberapa saat lalu mengira itu noona Jun yang berumur 26 tahun juga.

11.35 dan mereka akhirnya turun dari panggung setelah ditanyai hal-hal tidak menarik oleh MC seperti apa cita-cita mereka waktu kecil, kartun kesukaan, penyanyi favorit dan sebagainya.

Zac mengirimiku pesan lagi

“Noona dimana?” Tanyanya.

“Di lantai tiga. Kalian keren sekali, awalnya aku sampai tidak mengenali kalian tapi kalian sangat keren dengan rambut seperti itu.” Jawabku.

“Thank you noona, kami semua senang membacanya hehe. Jadwal kami akan sangat sibuk setelah peluncuran single kami kemarin. Kami akan sering tidak berada di gedung JL untuk berlatih.” Jawab Zac panjang lebar.

“Tidak apa-apa, aku sudah membutuhkan semua bahan yang kuperlukan kok. Terimakasih telah membantu selama beberapa hari ini. Figthing!” Balasku lagi. Sayang sekali tidak bisa bertemu mereka lagi.

Aku berjalan-jalan sebentar di sekitar mall dan pulang sekitar dua jam kemudian. Aku kembali mengetik dan mengetik tanpa henti. Aku ingin novelku secepatnya selesai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s